Bambang Widodo: Sasaran Operasi Preman Harus Jelas

Bambang Widodo: Sasaran Operasi Preman Harus Jelas

Andri Haryanto – detikNews

Kamis, 01/03/2012 10:28 WIB

Browser anda tidak mendukung iFrame
 
Jakarta Pasca maraknya aksi kekerasan yang dilakukan sekelompok preman, Kapolri Jenderal Timur Pradopo memerintahkan jajarannya di tingkat Polda untuk menggelar operasi premanisme. Tujuannya agar memberi rasa aman kepada masyarakat.

Namun, pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar menyatakan, saat ini polisi tidak memiliki sasaran jelas dalam upaya operasi pemberantasan premanisme. Polisi hanya menyasar kelompok-kelompok kecil yang dianggap pelanggar hukum, jarang menyentuh kalangan ‘preman’ kerah putih.

“Harus ada kejelasan sasaran, kriteria apa itu preman. Jangan sampai hanya karena orang pakai tato, berambut gondrong ditangkap dalam operasi. Sasaran operasi harus jelas,” kata Guru Besar Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisan (PTIK) ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Bambang saat berbincang dengan detikcom, Kamis (1/3/2012), melalui telepon.

Batasan tersebut, kata Bambang, agar polisi tidak terjebak pada pelanggaran HAM dalam operasi yang akan digelar di seluruh jajaran Polda di Indonesia.

“Jangan sampai ada anak-anak punk yang tidak ada masalah apa-apa ditangkap, sementara mereka yang terorganisir lepas dari jeratan hukum,” papar mantan pejabat Polri yang memilih pensiun dini dan memilih bidang akademik ini.

Dalam penyampaian kemarin, Polri menggunakan pola operasi dengan melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh masyarakat untuk menangkal aksi premanisme.

Pola tersebut, menurut Bambang, bukan terobosan baru atau inovatif. Cara yang seharusnya dilakukan adalah melakukan koordinasi dengan instansi terkait di pemerintahan dalam memerangi premanisme.

“Preman muncul karena adanya masalah sosial, ekonomi, lapangan pekerjaan, muncul karena tata kelola pemerintahan yang amburadul. Kebijakan-kebijakan di pemerintahan harus diperbaiki bersama-sama dan bukan tugas Polri sendiri,” jelasnya.

“Polri pun seharusnya melakukan perbaikan terhadap dirinya sendiri, Kalau tidak ada perbaikan, ya akan begini-begini terus,” imbuh Bambang.

Bambang meminta polisi tegas menindak preman-preman kerah putih dan tidak hanya preman jalanan dengan kategori tindak pelanggaran ringan. “Jangan sampai rakyat yang menjadi objek dari operasi preman itu,” punkasnya.

(ahy/mad)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s